Senja kering kerontang hauskan lidah
Suguhkan
dahaga tanah - tanah merekah
Cacing
protes pada yang memberi
Paksa
hujan turun mengairi
Keringat
pegais nasi deras bercucuran
Membanjiri
baju, bak perasan cucian
Lembar
uang terselip disakralnya dompet
Terdapat
dengan halal bukan asal ‘ngepet’
Tangis
Bayi - bayi mulai terdengar
Membaur
tengkar dengan air segar
Dingin..
Bunda! Bila ia dikasih bicara
Sudah..
Bunda! Jika sempat diberi suara
Oh..
Begitulah
senja ungkap kisah - kisah
Begitulah
kiranya alam berkeluh kesah
Entah
sampai kapan, kan tamat?
Tak
taulah--mungkin hingga kiamat
Jepara,
05 Mei 2013
Aji Sutrisno



